DEPOK – Mahasiswi Universitas Indonesia (UI), Lutviah Sari dinyatakan hilang sejak akhir September lalu, dan berdasarkan penyelidikan Lutviah diduga memiliki masalah uang bersama rekan-rekannya.
Kasubag Humas Polresta Depok, Ajun Komisaris Polisi Sutrisno mengatakan polisi menemukan barang bukti, berupa dua lembar surat yang ditinggalkan korban hilang.
Dalam surat yang ditemukan polisi, korban menceritakan penyesalannya karena telah menghilangkan sejumlah uang saat acara debat. Korban yang bingung harus mengganti uang tersebut telah berusaha keras dengan menjual laptop dan telepon seluler, tapi hal itu belum juga cukup.
Lantaran berasal dari keluarga kurang mampu, korban pun memilih pasrah.
Humas UI Egia Tarigan mengatakan, sebagaimana dilansir Viva, mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2016 itu dikabarkan hilang secara misterius sejak Senin, 2 Oktober 2017. Namun Egia mengaku belum bisa berkomentar banyak lantaran kasusnya telah ditangani pihak fakultas.
“Orang tua yang bersangkutan juga telah melapor ke polisi. Nah yang tahu detailnya teman-teman fakultas, mereka yang berkoordinasi langsung dengan orangtua korban,” katanya.
Dalam pesan berantai yang didapat Egi, Lutviah Sari terakhir terlihat di sekitaran area Kukusan Tekhnik atau yang biasa disebut Kutek UI. Setelah itu, Lutviah tidak dapat dihubungi baik dari keluarga maupun teman dekat.





