JAKARTA – Kolesterol dan hipertensi merupakan beberapa masalah kesehatan yang rentan terjadi saat Lebaran. Momen ini sering kali menjadi ajang menikmati berbagai hidangan tanpa batasan waktu.
Lebaran identik dengan makanan bersantan dan berlemak, seperti opor ayam, rendang, gulai, dan sop iga. Namun, penting untuk tetap menjaga pola makan agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan akibat konsumsi berlebihan.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd, memberikan beberapa tips untuk mencegah hipertensi, diare, dan kolesterol tinggi akibat makanan bersantan dan rendah serat yang sering disajikan saat Idulfitri.
“Saat lebaran, berbagai makanan yang sering dikonsumsi seringkali merupakan olahan dari santan serta minim serat, sehingga tidak jarang keluhan seperti tekanan darah tinggi, diare, bahkan kolesterol,” ujar Faisal dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa makanan bersantan mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol dan tekanan darah, sementara rendahnya asupan serat dapat mengganggu sistem pencernaan, menyebabkan diare atau sembelit.
Untuk menghindari risiko tersebut, ia menyarankan agar masyarakat membatasi konsumsi makanan bersantan dengan mengonsumsinya dalam porsi kecil atau menggantinya dengan kuah bening. Selain itu, dianjurkan untuk meningkatkan asupan sayuran dan buah yang kaya serat.
“Serat membantu mengurangi kolesterol dan melancarkan pencernaan,” katanya.
Mengonsumsi sayuran, buah, suplemen yang mengandung vitamin dan antioksidan, serta produk fermentasi seperti yogurt juga dapat membantu meningkatkan bakteri baik di usus, yang berperan dalam melancarkan pencernaan, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta mencegah penumpukan lemak di pembuluh darah.
Ia juga menekankan pentingnya membatasi konsumsi garam dan penyedap rasa (micin) untuk mencegah lonjakan tekanan darah.
Selain itu, makanan pedas dan minuman yang terlalu asam sebaiknya dihindari agar tidak menyebabkan iritasi lambung atau gangguan pencernaan yang berujung pada diare.
Metode memasak yang lebih sehat, seperti memanggang, mengukus, atau merebus, juga lebih dianjurkan daripada menggoreng.
“Hindari memanaskan makanan berulang kali, terutama produk santan karena meningkatkan lemak jenuh dalam makanan dan menurunkan nilai gizi dari makanan secara langsung,” tuturnya.
Terakhir, Faisal menyarankan agar tetap menjaga asupan cairan yang cukup selama Lebaran untuk mencegah dehidrasi.



