Malam Nanti, Menag Akan Serahkan Hadiah Bagi Juara MTQ Tingkat Nasional

Ilustrasi

MATARAM – Sabtu (6/8/2016) malam nanti, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan menyerahkan Piala bergilir Presiden RI kepada juara umum Musabaqah Tilawatir Quran Nasional XXVI pada acara penutupan.

Dilaporkan Antara, menurut siaran pers Kemenag, penutupan MTQ Nasional 2016 tersebut akan dimulai pada pukul 19.30 WITA di Arena Utama, Astaka Islamic Center, Kota Mataram.

Pada kesempatan itu, akan diumumkan hasil kejuaraan, berupa pembacaan keputusan tentang pawai taaruf dan pembacaan keputusan Dewan Hakim MTQN XXVI tentang para juara.

Menteri Agama bersama Gubernur NTB akan menyerahkan penghargaan berupa uang pembinaan. Menag juga akan menandatangani prasasti MTQ Nasional XXVI tahun 2016, sementara Gubernur NTB akan menyerahkan bendera MTQ kepada Ketua LPTQ nasional, untuk selanjutnya diserahkan kepada Tuan Rumah MTQN XXVII tahun 2018.

Sementara itu Dirjen Bimas Islam Machasin menjelaskan, perhelatan MTQN XXVI secara umum telah berjalan dengan baik. Ada beberapa indikator yang menunjukan hal tersebut. Pertama, proses pendaftaran peserta melalui e-MTQ memberi dampak besar bagi kelancaran proses validasi peserta dan input database. Seluruh proses pendaftaran dan verifikasi terekam dan tersimpan sebagai database.

Kedua, pelaksanaan musabaqah/lomba berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh perangkat, seperti dewan hakim, panitera, dan panitia, telah menuntaskan tugasnya secara baik. Proses musabaqah telah menyelesaikan babak final pada Sabtu, (6/8) pukul 03.00 WITA.

Ketiga, partisipasi publik yang sangat besar. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat untuk menyemarakkan event dua tahunan ini. Kerjasama yang baik antar semua pihak demi suksesnya MTQN XXVI ini telah memberi peran besar.

Meski demikian, gelaran MTQN XXVI ini juga tidak luput dari sejumlah catatan dan untuk perbaikan ke depan, Kementerian Agama bersama LPTQ Nasional telah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain:

Pertama, melakukan pembinaan pada LPTQ Provinsi dalam rangka penguatan sistem dan perangkat penyelenggaraan MTQ di daerah masing-masing. Ke depan, penggunaan e-MTQ diharapkan juga dapat diterapkan di daerah.

Kedua, melakukan pembinaan kepada para juara agar dapat dikirim ke level internasional, khususnya untuk cabang tilawah dan hidfzil Quran.

Ketiga, melakukan perbaikan sistem dan perangkat musabaqah untuk pelaksanaan MTQN XXVII tahun 2018. Penguatan sistem, peningkatan profesionalistas parangkat pertandingan/musabaqah, dan infrastruktur akan menjadi catatan penting.

Advertisement