TEMANGGUNG – Adifa Setyowati, bayi berusia dua tahun menderita penyakit omfalokel atau kelainan pada dinding perut, dengan adanya benjolan sebesar kepala di perutnya.
Ia kerap mengerang sakit di tengah canda tawanya, dengan memgang perutnya seperti kesakitan.
“Seringnya Adifa seperti itu, mas. Misalnya pun saya orang lain, saya tidak tega melihatnya. Tapi bagaimana pun Adifa anakku, mas,” ungkap Mujiyanto, ayah Adifa yang tinggal di Rt 01 Rw 04 Lingkungan Dayakan Kecamatan Kabupaten Temanggung.
Tapi Mujiyanto (47) bersama istrinya, Rohatin (38) tak bisa berbuat banyak. Kondisi perekonomian keluarganya sangat pas pasan. Untuk merawat Adifa, mereka hanya mengandalkan penanganan tradisional.
“Belum memiliki cukup biaya untuk melakukan penyembuhan medis secara rutin, mas,” kata Mujiyanto.
Meski telah berusaha, namun pada akhirnya mereka hanya sanggup merawat anaknya di rumah, “Tapi karena biaya, terpaksa dia kami rawat di rumah. Orang tua bekerja kan untuk anak, mas. Semoga Tuhan tetap memberikannya kekuatan,” aku Mujiyanto, Kamis (2/2/2017), dikutip dari merdeka.com.
Saat ini, Mujiyanto menjalani keseharian sebagai buruh pabrik dengan penghasilan minim, namun dia bersama istri dibantu keluarga lain telah mengeluarkan biaya hingga puluhan juta demi kesembuhan sang buah hati.
“Sudah punya kartu BPJS Kesehatan. Tapi, sudah menunggak pembayaran dua tahun,” ungkap Mujiyanto, yang tersenyum getir sambil menyembunyikan wajah. Air matanya menetes.
Menurtnya anaknya memang arus dioperasi, “Padahal, mau atau pun tidak, Adifa harus dioperasi. Tapi kami tahu, kami tidak mampu,” kata dia sambil mengelus-elus kepala Adifa.
“Sejak lahir, benjolan itu sudah ada. Mulanya hanya kecil, dan saya berkeyakinan, paling tidak lama nanti juga hilang. Tapi, malah seperti ini jadinya,” kata Rohatin lirih.
“Apa yang bisa kami lakukan kecuali pasrah? Kalau mengobati, orang tua mana yang membiarkan anaknya kesakitan, mas? Apalagi saya ibunya, yang hanya mendengar suara tangis saja sudah tidak tahan, tidak tegas. Semoga para derma ada yang membantu, demi membaiknya kesehatan Adifa. Dan minta doanya mas, buat Adifa,” harapnya.
Omfalokel merupakan penonjolan dari usus atau isi perut lainnya melalui akar pusar yang hanya dilapisi oleh peritoneum (selaput perut) dan tidak dilapisi oleh kulit. Omfalokel terjadi pada 1 dari 5.000 kelahiran. Usus terlihat dari luar melalui selaput peritoneum yang tipis dan transparan atau tembus pandang.





