FILIPINA – Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) telah meminta semua badan pemerintah untuk memasang bendera setengah tiang pada hari Selasa, karena pertempuran dengan militan Islam memasuki minggu keempat di kota Marawi belum juga rampung, disaat Filipina merayakan hari kemerdekaannya.
Sekitar 58 anggota polisi dan militer telah kehilangan nyawa mereka dan 120 lainnya terluka dalam pertempuran yang terjadi sampai saat ini.
Gedung-gedung pemerintah didesak untuk memasang bendera mereka pada setengah tiang pada hari Selasa untuk menghormati tentara yang jatuh untuk membebaskan Kota Marawi dari cengkeraman sisa teroris kelompok Maute dan warga sipil yang meninggal karena kekejaman yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, seperti dilaporkan kantor berita Philippine News.
“Lembaga pemerintah lainnya juga diminta untuk menerbangkan bendera mereka pada setengah tiang besok (Selasa), hari kerja resmi pertama dalam seminggu,” kata juru bicara AFP Brigadir. Jenderal Restituto Padilla dalam sebuah pernyataan Senin (12/6/2017).
Diketahui Jumat pekan lalu, 13 tentara Filipina tewas dan 51 lainnya cedera dalam serangan mematikan tersebut. Militer mengatakan bahwa sekitar 140 anggota kelompok Maute terbunuh dalam pertempuran yang sedang berlangsung, serta 21 warga sipil.





