Maret, Rusia Berniat Gencatan Senjata di Suriah

ilustrasi

Jenewa-Seorang pejabat negara Barat menyatakan bahwa Rusia telah membuat proposal untuk memulai gencatan senjata di Suriah pada 1 Maret 2016.

Namun, sumber yang tak dipublikasikan namanya menyatakan Washington memiliki sejumlah keberatan atas tawaran Rusia hingga kesepakatan untuk memulai gencatan senjata belum tercapai.

Sejumlah negara besar dunia memang tengah menekan Rusia untuk menghentikan pengeboman di Suriah, utamanya di sekitar Aleppo untuk mendukung upaya pemerintah Suriah untuk merebut kembali kota tersebut dari cengkraman militan ISIS.

Pada pertemuan tertutup 12 anggota Dewan Keamanan PBB pada Rabu (10/2), sejumlah anggota DK PBB menekan Rusia agar mengakhiri pengeboman di Aleppo secepatnya.

“Rezim Suriah dan sekutunya tidak bisa berpura-pura mengulurkan tangan kepada oposisi sementara dengan tangan yang lain mencoba menghancurkan mereka,” kata Duta Besar Perancis untuk PBB, Francois Delattre seperti dilansir CNN

Sementara, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry tengah mendorong gencatan senjata dan akses untuk mengirimkan lebih banyak bantuan kemanusian ke Aleppo, di mana akes ke sejumlah daerah yang dikuasai pemberontak sudah dipotong. PBB juga memperingatkan hal ini dapat berdampak kepada tersendatnya bantuan kemanusiaan.

Advertisement