#MariMembantu: Ibela akan Dikemo 8 Kali

Balita Ibela Safira (3,5 tahun), penderita tumor mata. Foto:lkc

JAKARTA – Balita Ibela Safira (3,5 tahun) asal Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau, yang menderita tumor mata, dalam pekan ini akan memulai kemoterapi. Tim Dokter RSCM merencanakan 8 kali kemo untuk mengobati tumor matanya Bela.

Hal itu disampaikan ibu Ayang, pendamping dari Relawan Melayu Bersatu (RMB) yang sehari-hari mendampingi keluarga Ibela selama pengobatan di RSCM.

“Sudah diperiksa semua, cairan tulang belakang, cairan tumor mata, anestesi dan beberapa pemeriksaan lain sudah. Dokter memutuskan untuk melakukan kemo sebanyak 8 kali untuk menyembuhkan tumor di mata adik Bela,” ungkap Ibu Ayang ketika ditanya tentang kondisi Bela terbaru, Jumat (9/9/2016).

Sampai saat ini, Ibel dan 3 pendamping dari Batam tinggal di Shelter Dompet Dhuafa di dekat RSCM.

Kepada KBK, Ibu Ayang menjelaskan, mereka akan mengamen di Jakarta untuk membantu penghimpunan dana untuk support Bela, karena berkemungkinan masa pengobatan di Jakarta akan lama.

“Untuk pengobatan di RSCM ditanggung BPJS, namun untuk keperluan harian dan obat yang tidak ditanggung BPJS, tentu harus dibayar. Kami berempat orang di Jakarta mendampingi Bela butuh logistik juga,” ungkap Bu Ayang yang mengaku, dana yang mereka punya sekarang tidak lebih dari Rp10 juta.

Ia berharap para dermawan ikut membantu, agar Bela lancar dalam pengobatannya.

Ibunya Bela, Bece (33 tahun) mengatakan, Ibela sudah menderita tumor mata sejak usia 2 tahun. Ibela pun sering menangis karena sakit yang tidak tertahankan, denyut tumor di matanya membuat kepalanya terasa mau pecah.

Tapi apa daya ibu dan bapaknya, dia tidak punya uang yang cukup untuk mengobati anaknya. Sehari-hari Ayah Bela, Iden (35 tahun) hanya bekerja sebagai pemancing ikan dengan dayung sampan. Hasilnya cukup hanya untuk sekedar makan. Sesekali, Iden mencari kayu bakar untuk dijual sebagai penambah untuk nafkah keluarganya.

“Awalnya seperti mata kucing, dan Bela sudah nggak bisa lihat, pak. Tumor itu makin membesarnya 9 bulan ini,” tutur Bece kepada Salim Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) LKC Dompet Dhuafa saat dijemput di bandara Sukarno Hatta, Cengkareng, Rabu (24/8/2016) sore.

Kini tumor pada mata kiri Bela sudah menonjol keluar dan berwarna kehitaman. Bela sering merintih akibat rasa nyeri yang ditimbulkannya

Kedatangan Bela dan keluarga ke Jakarta untuk menjalani pengobatan di RSCM, setelah mendapat rujukan dari RSUD Embung Fatima, Batam. Untuk berobat ke Jakarta Bela difasilitasi oleh perwakilan Dompet Dhuafa Batam, DSNI Amanah.

Di Batam, keluarga Bela tinggal di sebuah rumah panggung pinggir pantai Pulau Rempang tepatnya Rt 01 Rw 01 Desa Cate, Batam. Kini selama pengobatan di Jakarta Bela dan keluarga tinggal di shelter Dompet Dhuafa tidak jauh dari RSCM.

Pengen membantu Bela? Silahkan hubungi divisi #MariMembantu di Redaksi KBK,

Alamat Redaksi:

Philanthropy Building,
Jalan Warung Jati Barat No. 18,
Jakarta, Indonesia 12540
Telp/Faks. +62-21-7823411
Email: redaksi@kbknews.id|
kemanusiaan.id@gmail.com SMS dan WA Redaksi : 0812 9323 2095

Advertisement