RABAT—Inteljen Maroko berhasil menangkap 10 orang yang diduga berafiliasi dengan ISIS. Mereka disinyalir akan melakukan serangan di sejumlah wilayah di Afrika Utara.
Kementerian Dalam Negeri Maroko mengatakan, kelompok ini beroperasi di timur kota Oujda, dan kota Tendrara di kawasan yang berbatasan dengan Aljazair. Mereka diketahui kelompok baru.
Dilansir Al Arabiya, Jumat (24/6/2016), kesepuluh orang ini kerap melakukan pertemuan di sebuah rumah untuk merencanakan perampokan di mall, di kota Oujda untuk mendanai aksi teror mereka. Mereka memiliki kewarganegaraan Aljazair, dan masuk ke Maroko secara ilegal.
Biro investigasi Maroko (BCIJ) mengemukakan, pihak inteljen Maroko telah melacak sejumlah kelompok yang diduga memiliki afiliasi dengan kelompok radikal di Timur Tengah. Banyak di antara mereka yang tergabung dengan milisi di Suriah, Irak, dan Libya.




