1.300 Paket Bantuan Mendarat di Kamp Pengungsi Myanmar

MYANMAR – 1.300 paket berupa makanan dan pakaian untuk pengungsi muslim di Rohingya Myanmar, dan di kamp-kamp pengungsian di kota Sittwe, berhasil didistribusikan lembaga kemanusiaan PKPU.

Seperti dilaporkan Republika.co.id,Staf bidang respons kemanusiaan luar negeri Disaster Risk Management (DRM) PKPU Deni Kurniawan, yang saat ini masih sedang berada di Myanmar, mengatakan tim yang berjumlah 2 orang ini akan berada di Myanmar selama 10 hari untuk mendistribusikan paket tersebut.

“Prioritas distribusi akan dilakukan di kamp-kamp pengungsian di kota Sittwe, dan desa-desa sekitarnya. Setelah itu juga akan dilakukan distribusi kepada para pengungsi Rohingya di kota Yangoon,” ujarnya.

Sementara ini Deni mengatakan telah terdistribusi 800 paket makanan dan akan dilanjutkan terus hingga selesai, dan saat ini distribusi telah dilakukan di desat That Kay Pyin, kamp pengungsian Bhaw Du Pa dan Bohar Para di luar kota Sittwe.

Seperti diketahui, konflik yang terjadi pada tahun 2012 menyebabkan minoritas Rohingya harus tinggal di dalam kamp-kamp pengungsian. Sekitar 150 ribu orang harus tinggal di dalam tenda-tenda dan gubuk kamp pengungsian. Mereka tidak diperbolehkan untuk pergi ke kota atau daerah lain di luar kamp.

Akses yang sangat terbatas terhadap kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, air bersih, perumahan, listrik dan pendidikan menyebabkan menurunnya kualitas hidup etnis minoritas tersebut.

Akibatnya banyak dari etnis minoritas tersebut terpaksa lari ke negara-negara tetangga menggunakan perahu dan terdampar di pantai-pantai Malaysia, Thailand dan Indonesia.

Advertisement