Masih Ada Gizi Buruk di Cilincing

Masih ada gizi buruk di Cilincing. - GM

JAKARTA (KBK) –  Masih ada kasus gizi buruk di wilayah Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. Hal itu menambah deretan panjang peliknya kondisi kesehatan di wilayah tersebut.

Demikian dikatakan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jakarta Utara, Inad Suciawaty Rustam Effendi mengakui bahwa tingkat kesehatan di Jakarta utara masih sangat rendah.

“Saya Berharap Dompet Duafa tidak hanya membuka kliniknya di Cilincing saja, melainkan juga buka di wilayah lain yang sangat membutuhkan, kami sangat berterima kasih sekali atas keberadaan Dompet Dhuafa, ” ungkap Inad Usai memberikan sambutan dalam Acara “Refresh Kader Posyandu Se-Kecamatan Cilincing” di Gedung Serba Guna, Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (23/2/2016).

Senada dengan pernyataan Inad, Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, drg. Leni Eliyani mengungkapkan bahwa Pemerintah telah kewalahan terhadap penyediaan anggaran biaya kesehatan, keberadaan kartu jaminan Kesehatan BPJS.

“Parahnya lagi masyarakat lebih tidak memperdulikan pencegahan terjadinya penyakit,” tambahnya.

Saat ini Wilayah Cilincing, lanjut Leni,  sudah dinyatakan KLB (Kejadian Luar Biasa) wabah penyakit Demam Berdarah, wabahnyapun sudah sangat banyak, harusnya setiap penghuni rumah bertanggung jawab terhadap rumahnya masing-masing dari jentik nyamuk yang bersarang di sekitar rumahnya.

Rendahnya kesehatan masyarakat juga diakui Camat Cilincing, Drs. Nana Herdiana, menurut Nana untuk wilayah Cilincing, sampai saat ini masih mengalami keprihatinan, masih adanya ibu melahirkan meninggal dunia menjadi tamparan tersendiri bagi dunia kesehatan di kawasannya.

“Sebagian besar penduduk di sini adalah menengah ke bawah, sehingga di setiap pojokan banyak ditemukan anak kurang gizi, saya kemarin ke Marunda Kepu, kaya desa yang tidak pernah tersentuh, jalanannya aja becek, padahal kawasan itu masih kota Jakarta. Saya agak prihatin, ” ungkap Nana.

Hadirnya Gerai Sehat Rorotan (GSR) atas kerja sama Dompet Dhuafa dengan Perusahaan PT.T Explorasi and Production (PTTEP), diharapkan menjadi salah satu alternatif  solusi bagi warga sekitar dalam mendapatkan pelayan kesehatan yang lebih mudah – GM

Advertisement