Masjid Istiqlal Perpanjang Tiadakan Shalat Jumat Hingga 19 April

Ilustrasi beribadah di bulan Ramadan (Foto: Ist)

JAKARTA – Masjid Istiqlal kembali memperpanjang masa tak menggelar ibadah salat Jumat berjemaah demi mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Kepala Bagian Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah menyatakan, sebagaimana dilansir CNNIndonesia,  pihaknya memperpanjang waktu jadi dua pekan lagi untuk tak menggelar Salat Jumat, hingga 19 April 2020.

Selain meniadakan shalat Jumat,  Masjid Istiqlal juga sudah tak menggelar ibadah salat Jumat selama dua pekan sebelumnya yakni pada 19 Maret 2020 dan 26 Maret 2020 lalu.

Keputusan itu berdasarkan instruksi dari Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, yang merujuk kepada Keputusan Gubernur DKI Jakarta untuk menekan penularan virus corona.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah mengeluarkan fatwa terkait ibadah Salat Jumat di tengah wabah corona.

Dalam fatwa itu, diatur salat Jumat berjamaah tidak boleh digelar dan bisa diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing dengan catatan wabah corona sudah menyebar tak terkendali.

Diketahui pula sejak pandemi Covid-19 meluas, dari yang semula episentrum di Jakarta, tempat-tempat ibadah berbagai agama di Indonesia pun ditutup sehingga para jemaah atau umat agama tersebut dianjurkan melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

Advertisement