JAKARTA, KBKNEWS.id — Aktivitas massa aksi di jalan arteri Pejompongan dan Slipi kembali berdampak pada lalu lintas Jakarta, Jumat (28/8/2026) pagi.
Dua akses masuk gerbang tol, yakni Gerbang Tol (GT) Pejompongan dan GT Slipi 1 arah Grogol, ditutup sementara.
Jasa Marga menyampaikan penutupan dilakukan sekitar pukul 06.53 WIB karena adanya aksi unjuk rasa di jalan arteri kawasan Pejompongan dan Slipi.
Selain akses masuk, kendaraan yang hendak keluar melalui GT Pejompongan KM 09+700 menuju Grogol juga menghadapi rekayasa lalu lintas buka-tutup secara situasional. Pengendara diimbau memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.
Kondisi lalu lintas juga terpantau padat di sejumlah ruas. Kepadatan terjadi antara lain di jalur Cawang menuju Tebet serta Semanggi menuju Pejompongan akibat tingginya volume kendaraan.
Rekayasa contraflow di ruas Tol Dalam Kota dari Halim KM 01+300 hingga Senayan KM 08+100 juga ditiadakan atas diskresi kepolisian. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai dampak dari aksi massa di jalan arteri Pejompongan dan Slipi.
Sebelumnya, Tol Dalam Kota sempat ditutup sejak malam hingga dini hari. Pada pukul 06.01 WIB, akses kendaraan menuju ruas Tol Dalam Kota sempat kembali dibuka dan lalu lintas dilaporkan normal.
Namun, sekitar pukul 06.40 WIB, pantauan CCTV Travoy menunjukkan arus lalu lintas di jalur Semanggi-Senayan-Pejompongan kembali padat merayap. Sementara itu, arah sebaliknya menuju Cawang terlihat relatif lebih lengang.





