Mengenal Cordofa, Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa

Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA, KBKNews.id – Dompet Dhuafa menghadirkan satu pilar dakwah yang memberi warna baru dalam pelayanan umat—Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa). Berdiri sejak 2013, Cordofa hadir sebagai ujung tombak dakwah dan pemberdayaan sosial yang berpijak pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Visi besarnya yakni mencetak peradaban dunia yang beradab dan berkeadilan melalui penguatan peran dai dan daiyah. Cordofa mengemas misinya dalam berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat, dari desa terpencil hingga ranah global.

Program Dakwah Nasional seperti Bina Sahabat Pedalaman, Dai Samudra, Dakwah Komunitas, hingga Amazing Muslimah menjadi andalan yang konsisten menyapa umat dengan pendekatan yang membumi.

Salah satu program unggulan adalah Bina Sahabat Pedalaman, yang mengirimkan dai ke wilayah-wilayah 3T (tertinggal, terluar, dan terpencil). Dari lereng Gunung Merbabu di Jawa Tengah hingga dataran tinggi Halmahera Timur, para dai militan ini hadir membangun ekosistem masyarakat Muslim yang kuat, Islami, dan berbasis kearifan lokal.

Hasilnya pun nyata seperti peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, hingga pembinaan mualaf dari suku-suku terpencil seperti Tugotil. Selama 2017, program ini menjangkau lebih dari 68.000 jiwa dengan 21 dai sebagai ujung tombak.

Di lautan, Cordofa menggelar Dai Samudra, dakwah yang digelar di atas kapal laut dalam pelayaran-pelayaran panjang. Para dai tak hanya menjadi teman perjalanan spiritual, tetapi juga menghadirkan kajian, konsultasi, dan bimbingan ibadah bagi ratusan penumpang. Tahun 2017, rute seperti Tanjung Priok–Makassar dan Semarang–Kumai menjadi saksi syiar Islam yang melintasi samudra.

Untuk menjangkau komunitas marjinal di perkotaan, Cordofa merintis Dakwah Komunitas. Program ini memberdayakan lulusan Cordofa Leadership Camp untuk menyapa komunitas pemulung, disabilitas, pengemudi ojek daring, hingga warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Dalam perjalanannya, Cordofa menggandeng 12 komunitas dan lembaga sebagai mitra dakwah, dengan semangat kolaboratif dan empati sosial yang tinggi.

Cordofa juga melahirkan program Amazing Muslimah. Program ini berfokus pada pemberdayaan muslimah urban melalui pelatihan membaca Al-Qur’an, motivasi hijrah, dan peningkatan kapasitas diri.

Kegiatan dikemas dalam format pelatihan sehari dengan pendekatan interaktif dan inspiratif, menyasar daerah seperti Jakarta, NTT, Maluku Utara, hingga Papua. Tak ketinggalan, masyarakat profesional pun mendapat ruang lewat Layanan Dakwah Perkantoran. Cordofa menerjunkan para dai ke sejumlah perusahaan untuk mengisi program keislaman reguler, menjawab kebutuhan spiritual di tengah padatnya dunia kerja. Hingga kini, program ini sudah menyentuh ratusan karyawan di berbagai perusahaan mitra di Jabodetabek.

Masjid sebagai pusat spiritual umat juga menjadi basis gerakan Layanan Dakwah Masjid. Dengan sembilan pilihan program yang fleksibel, Cordofa bermitra dengan masjid-masjid besar untuk menghidupkan kegiatan keagamaan yang rutin, terstruktur, dan relevan.

Di tingkat global, Cordofa melebarkan sayap lewat Dai Ambassador, program dakwah internasional yang mengutus dai ke luar negeri, terutama saat Ramadan. Melalui kegiatan seperti khutbah, pengajian, hingga dialog lintas agama, para dai membawa semangat Islam Indonesia yang damai dan toleran ke berbagai penjuru dunia.

Keberadaan program ini menjawab kerinduan WNI di negara-negara minoritas Muslim terhadap nuansa ibadah khas Nusantara, sekaligus menyambut pertumbuhan mualaf yang semakin tinggi, terutama di Eropa.

Cordofa juga memiliki Cordofa Institute, pusat pelatihan dan pengembangan para dai, lengkap dengan kegiatan seperti Leadership Camp, Training Dai Pemberdaya, hingga penerbitan Buku Khutbah Cordofa. Dengan markas di Graha Zakat Dompet Dhuafa, Ciputat, Cordofa telah melayani ratusan ribu jiwa.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here