JAKARTA – Tahun lalu, Dompet Dhuafa menyembelih 320 ekor sapi dalam pelaksanaan Tebar Hewan Kurban (THK) 1443 H lalu di Pulau Sumbawa danĀ distribusinya tersebar di wilayah Kabupaten Sumbawa hingga Bima.
Laporan dari tim THK yang bertugas di Sumbawa, paaca solat Idul Adha masyarakat sangat antusias berbondong-bondong hadir menyaksikan momen khidmat setahun sekali itu, juga berinisiatif membawa kendaraan mobil pick up untuk antre melakukan pengambilan daging kurban. Hari itu hewan kurban langsung terdistribusikan ke 34 desa di 5 kecamatan wilayah Kabupaten Sumbawa.
Di Desa Gontar Baru sendiri, para penerima manfaat merupakan santri tahfiz yatim dan duafa. Pun terdistribusikan ke desa terluar di Pulau Bungin (desa terpadat kedua di dunia), serta Desa Labuhan Bajo (kampung pesisir Suku Bajo), Kecamatan Utan, merupakan suatu wilayah terluar di Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 723 KK masyarakat Suku Bajo tinggal di wilayah pesisir padat pemukiman tersebut.
āKami memang jarang makan daging, maklum saja masyarakat pesisir makannya ikan terus. Ini (daging) mau saya masak daging kecap, sepertinya enak. Terima kasih ya Dompet Dhuafa, semoga barokah untuk Donatur semua,ā sebut Ibu Asna, salah satu masyarakat Suku Bajo, penerima manfaat THK, dilaporkan Dhika Prabowo.
Sementara keesokan harinya pada tasyrik pertama, Bambang Suherman selaku Direktur Komunikasi & Aliansi Strategis Dompet Dhuafa saat itu, bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, hadir dan meresmikan prosesi gelaran THK Dompet Dhuafa di Sumbawa Besar, Senin (11/7/2022).
āDompet Dhuafa merupakan kawan kami dalam sinergi kebaikan. Hadir di Sumbawa untuk momen penyembelihan hewan kurban, saya rasa itu adalah hal yang sangat baik, manfaatnya besar bagi masyarakat hingga peternak,ā aku Zulkieflimansyah.





