Mengenaskan, Gajah Sumatera Mati Terjepit Material Banjir di Pidie Jaya

JAKARTA, KBKNEWS.id – Seekor gajah sumatera ditemukan mati di kawasan terisolasi banjir bandang di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Aceh.

Bangkai satwa dilindungi itu pertama kali terlihat warga yang menelusuri lokasi terdampak banjir setelah luapan Sungai Meureudu menerjang wilayah tersebut.

Bangkai gajah ditemukan dalam kondisi terjepit tumpukan kayu hutan, lumpur, dan material banjir lain. Hampir separuh tubuhnya tertimbun, sementara kepala menunduk ke tanah. Warga setempat mengaku terkejut karena desa mereka bukan habitat gajah; satwa liar itu diduga kuat terbawa arus deras dari hulu.

Medan yang berat membuat warga kesulitan mengevakuasi bangkai hewan tersebut. Material kayu berukuran besar yang terseret banjir juga memperburuk situasi. “Kami tidak punya alat untuk memindahkannya,” ujar salah satu warga yang menemukan lokasi kejadian, dilansir Antara.

Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, membenarkan temuan itu dan menyatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap mengenai kondisi wilayah hulu. Ia belum dapat memastikan apakah banyaknya kayu yang terseret banjir terkait aktivitas pembukaan lahan atau kerusakan hutan.

Namun ia menegaskan bahwa material kayu dalam jumlah besar telah menyebabkan kerusakan parah pada permukiman, fasilitas umum, rumah ibadah, serta sekolah. Pemerintah daerah berencana mengecek kondisi kawasan hulu untuk mengetahui penyebab banyaknya kayu gelondongan yang terbawa banjir.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here