Menhan Sjafrie Kerahkan TNI Amankan Bandara IMIP, Ancam Akan Ditutup Jika Seminggu Tanpa Aparat

JAKARTA, KBKNEWS.id – Menhan Sjafrie Sjamsoeddin langsung mengambil langkah tegas setelah menemukan aktivitas Bandara Khusus PT IMIP (IMIP Private Airport) di Morowali, Sulawesi Tengah, beroperasi layaknya “negara dalam negara”.

Ia memerintahkan pengerahan aparat TNI untuk menjaga bandara tersebut.

“Setelah menerima arahan dari Pak Menhan, kami langsung berkoordinasi. Seusai rapat, aparat segera ditempatkan di sana, termasuk personel TNI,” kata Gubernur Sulteng, Anwar Hamid, dilansir detikcom.

Anwar mengatakan pihaknya juga sedang membahas penataan alur masuk tenaga kerja asing (TKA) agar seluruhnya melalui satu pintu di Sulawesi Tengah, yakni Bandara SIS Al-Jufri Palu. Usulan itu, kata Anwar, telah dicatat Menhan untuk dibahas bersama Kementerian Perhubungan.

Jika Bandara SIS Al-Jufri tak mampu menampung arus penerbangan, Bandara Morowali milik pemerintah akan dimaksimalkan. Landasan bandara itu berpeluang diperbesar agar bisa didarati pesawat berbadan besar.

“Tiga poin itu yang saya sampaikan ke Pak Menhan. Beliau langsung instruksi, kalau seminggu tidak ada aparat, bandara ini saya tutup,” ucap Anwar.

Sebelumnya, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) melaporkan Menhan sempat mendapati kejanggalan saat tiba di Bandara IMIP. Bandara tersebut disebut beroperasi tanpa imigrasi, bea cukai, maupun otoritas negara lainnya.

“Banyak kerawanan di bandara itu. Tidak ada otoritas negara, bebas keluar masuk, semua kru bukan petugas negara. Serasa ada negara dalam negara,” tulis Satgas PKH dalam unggahannya.

Meski dibangun dengan dana perusahaan, Satgas menegaskan bandara tetap wajib mengikuti aturan penerbangan nasional.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here