Meski Menderita Polio Kakek Ini Tetap Giat Bekerja

Polio
Foto DOK KNJ

JAKARTA (KBK) – Kursi roda itu berhenti menggelinding ketika Suhandi (65) menemukan gelas plastik yang tercecer di pinggir jalan. Dengan cekatan Suhandi lalu mengayunkan tongkat kayunya dan memasukan sampah itu ke dalam kantong plastik hitam yang tak lain adalah wadah penampung limbah anorganik.

Itu lah rutinitas Suhandi sejak dulu, kakek yang menderita polio sejak kecil itu tak dapat bekerja di sektor formal layaknya manusia normal akibat penyakit yang dideritanya. Dengan segala kekurangannya Suhandi tetap semangat menjalani hidup. Setiap malam Suhandi biasanya bekerja memungut gelas plastik diseputaran SMU 94 Semanan sampai SDN 07 Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Salah seorang netizen bernama Diah Rahmawati Lubis yang peduli padanya lantas mengunggah foto Suhandi ke akun Facebook,tak lama Suhandi mendapat banyak pujian dan doa.

Menurut Diah, Suhandi hidup sebatang kara di Jakarta. Istrinya telah lebih dulu dipanggil sang khalik. Di Jakarta Suhandi tinggal di bilangan Semanan, Kalideres tak jauh dari pinggir rel kreta api. sejatinya Suhandi memiliki 8 orang anak namun semuanya tinggal berjauhan. Kendati hidup sebatang kara, Suhandi tak pernah patah arang.

Hanya ditemani topi kesayangannya dengan tekun Suhandi mencermati tiap jengkal aspal Ibu Kota, setiap menjumpai botol minuman kemasan plastik ia langsung memungutnya. Dalam tautannya Diah mengajak segenap netizen untuk menyisihkan rezeki guna membantu Suhandi.

“Bila teman-teman ingin berdonasi secara langsung bisa menemui engkong Suhandi di rumahnya,” tulis Diah.

Salah satu netizen bernama Dewi Tomblong dalam komentarnya juga mengajak hal yang sama. Dengan spirit kemanusiaan ia mengajak semua netizen untuk galang donasi.

Advertisement