
PANDEGLANG (KBK) – Masih ingat Mugeni? Ia pria muda pengidap kaki gajah. Kemarin Rabu (31/8/2016), Mugeni dikunjungi oleh Salim Juniantoro, Tim Respon Darurat Kesehatan (RDK), Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa ke rumahnya di Pandeglang.
“Kunjungan itu memang agak mendadak, karena tim RDK mendapat kabar, Mugeni tidak melanjutkan perawatan di RSCM,” jelas Salim kepada KBK, Kamis (1/9/2016).
Sebenarnya, kata Salim, pekan lalu Mugeni sudah berobat ke RSCM dibantu oleh RDK, namun pihak keluarga memutuskan untuk tidak lanjut.
Alasan keluarga membawa Mugeni pulang karena Mugeni berobat tapi tidak mendapat obat.
“Sudah keluar biaya banyak dan menguras tenaga tapi tak ada hasilnya,” ujar Ibu Mugeni seperti ditirukan Salim. Ibu Mugeni mengambil pelajaran pada berobat waktu lalu.
Namun, Salim menangkap ada kekhawatiran di balik pernyataan itu. “Sebenarnya, yang saya tangkap, keluarga tidak punya dana cukup untuk mendampingi Mugeni, yang mungkin akan butuh waktu lama berobat di RSCM karena proses perawatan kesehatan yang tidak instan,” jelas Salim.
Salim juga sudah menjelaskan, kalau Mugeni mau diobati akan ada shelter DD dekat RSCM untuk menginap, dan diberikan bantuan sembako, dan tenaga pendamping dari LKC untuk berobat.
“Namun tawaran itu tetap tak merubah keputusan ibu Mugeni, padahal Mugeni ingin sekali sembuh dari penyakit kaki gajahnya, ” jelas Salim.
Akhirnya Tim RDK LKC pulang dengan tangan hampa, Salim hanya bisa berdoa, semoga Allah SWT memberikan petunjuk pada keluarga Mugeni.




