Napak Tilas Dakwah Walisongo ke Negeri Champa

VIETNAM – Komunitas Muslim Champa tergolong minoritas di Negeri Merah, Vietnam. Kehidupan harmoni bisa dijalankan disini walaupun berada dalam kendali pemerintahan komunis. Pemerintah Vietnam yang berhaluan sosialis komunis memang memberikan keleluasaan bagi rakyatnya dalam beragama.

Secara geografi, Vietnam adalah negara tropis dengan pertanian sebagai sumber utama ekonominya dan sungai sebagai rute utama distribusi hasil buminya. Agama yang dianut di negeri ini adalah Budha namun bukan merupakan mayoritas.

Pada kesempatan perjalanan ini, kami sempatkan mampir ke Komunitas Muslim Champa, di bagian selatan dari Provinsi An Giang sekitar 6,5 jam dari Kota Ho Chi Minh.

Muslim Champa berjumlah setidaknya 30.000 jiwa yang hidup berdampingan dengan harmoni. Mengingatkan kita pada perjalanan dakwah Sunan Gunung Jati yang beristrikan wanita Champa. Perjalanan dakwah Sunan Gunung Jati dari Vietnam hingga akhirnya mendarat dan bermukim di Cirebon kemudian menyebarkan agama islam disana.

Ibu Merry, Ketua Komunitas Islam An Giang menyampaikan sangat terharu dengan kebaikan umat islam Indonesia yang mau membantu pembangunan Masjid Salamad Indonesia di Long Xuyen, An Giang.

H. Usman selaku Imam besar Masjid Champa turut berucap sungguh indah persaudaraan Islam yang tak kenal jarak, waktu, suku, ras dan budaya. Harapan kami kedepannya, bukan hanya pembangunan Masjid Salamad, semoga bisa juga terjalin kerjasama program beasiswa pelajar kami ke Indonesia. (DMulyadi / Dompet Dhuafa)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here