Nestapa Lala di Usia Belia #MariMembantuLala

Lala bersama kedua orang tuanya. Foto: Salim/LKC

CIRACAS – Wajah berparas ayu itu tak berdaya menghadapi serangan kejang setiap saat. Kejang ini lantaran adanya gangguan syaraf motorik akibat depresi yang dialami Lala.

Ya, Lala demikian nama yang kerap disandangnya. Nama aslinya Zulfati Bazdliah, 24 tahun. Kini ia dirundung nestapa. Segala aktifitasnya harus dibantu orang lain walau hanya sebatas menyibak rambut dari wajahnya.

Padahal Lala adalah gadis pintar, lulusan diploma III dari sebuah Akademi Sekretaris dan Manajemen Dharma Budhi Bhakti. Ia diwisuda Desember 2014 lalu.

Dalam hal pengalaman kerja, Lala pernah bekerja di perusahaan Sanyo dan terakhir di perusahaan Blue Bird.

“Lala mah kerjanya rajin. Nggak lama nganggur terus ada panggilan kerja lagi,” ungkap Maryam 50 tahun ibunda yang merawat Lala di rumahnya jalan Centex gang Darmaga Rt 8 Rw 10 kel. Ciracas, Jakarta Timur.

Ibunya juga tidak jelas, apa sebab anaknya depresi, yang ia tahu hanya ini cobaan baginya sekeluarga.

“Ini atas izin Allah terjadinya, kami sabar menghadapinya,” ungkap Maryam dengan mata berkaca.

Sejak September 2015, Lala sakit, sejak itu pula Lala tidak bisa berkerja. Biasanya Lalalah yang menjadi tulang punggung keluarga. Ia banyak membantu keuangan termasuk untuk sekolah adiknya. Karena ibu tidak berkerja dan bapak hanya seorang kuli bangunan.

Maryam, agak mengeluh soal pembiayaan pengobatan Lala, karena ia sadar pendapatan Ayah lala yang hanya seorang buruh tidak menjamin Lala mendapatkan pengobatan yang tepat.

Saat ini Lala pemegang kartu BPJS dengan pelayanan yang terbatas dan ngantere untuk setiap tahap pengobatan yang cukup lama pula.

Ingin membantu Lala? Hubungi Redaksi Kantor Berita Kemanusiaan (KBK) di Philanthropy Building, Jalan Warung Jati Barat No. 18, Jakarta, Indonesia 12540. Telp/Faks. +62-21-7823411, Email: kemanusiaan.id@gmail.com. –

#MariMembantuLala

Advertisement