GAZA (KBK) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui media-media Israel sesumbar dan mengancam akan lebih represif menghadapi setiap pemberontakan pejuang Palestina.
Menanggapi hal ini, Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri menegaskan, apa yang disampaikan PM Israel itu tidak akan sedikitpun menggentarkan dan menakutkan rakyat Palestina.
Dalam statemen kemarin sore Kamis (19/11/2015), Abu Zuhri menyatakan, rakyat Palestina sedang membela diri dari serangan dan teror penjajah Israel yang didukung dan mendapat legalitas Amerika dan dunia hanya diam melihat hal ini.
Sebelumnya, Benjamin Netanyahu mengancam pelaku-pelaku serangan berani mati untuk digusur rumah-rumah mereka dan mengancam akan melakukan operasi penangkapan dan penggerebekan desa-desa Palestina.
Kabinet Keamanan Kecil Israel memutuskan sebelumnya untuk membuat “sabuk pengaman” di sekitar Hebron, desa-desa sekitarnya di selatan Tepi Barat dan mengambil prosedur baru kepada para buruh Palestina yang bekerja di wilayah Palestina jajahan 1948.





