Obati Tumor Anak, Pria Asal Papua ini Rela Cari Kerja dan Rawat Anaknya di Yogyakarta

tumor
Aris Xavier dan Ance Rumbarak bersama anaknya Charles Salomo Xavier

JAKARTA – Charles Salomo Xavier anak ketiga dari pasangan Aris Xavier dan Ance Rumbarak terkena tumor mata dan harus dirujuk dari Sorong ke Yogyakarta.

Dengan memohon Charles sempat meminta bantuan kepada Pemerintah Sorong namun ia malah ditanggapi keras oleh Kepala Dinas Keuangan kendati dirinya telah mengantongi rekomendasi dari walikota setempat.

“Anak-anak Papua tidak semudah itu mengambil uang dan seenaknya untuk pergi,” tiru Aris seperti dilansir dilansir dari Info Cegatan Jogja.

Beruntung para tetangga berhasil mengumpulkan biaya sukarela untuk keluarga Aris menetap sementara di Yogyakarta. Sedangkan tiket pesawat dibelikan oleh salah seorang anggota DPRD.

Dalam perjalanannya Aris mengaku sempat dicegat di Sulawesi karena tidak ada perawat yang mengantar meskipun sudah ada surat rekomendasi.

“Tolong anak saya ini perlu perawatan, jadi tidak bisa ditahan di sini,” katanya sambil memberikan uang Rp 100 ribu waktu itu.

sebagai ayah Aris dituntut untuk terus berpikir agar dapat tetap hidup di Jogja, setidaknya sampai waktu operasi besar Charles yang akan dilaksanakan pada minggu ketiga Oktober.

Maka dari itu dia mencoba mencari pekerjaan.Namun, dia sempat ditolak dua kali saat melamar pekerjaan di sekitaran Malioboro dengan alasan orang papua.

Aris mengaku sangat berterima-kasih karena telah dibantu oleh seorang anggota Info Cegatan Jogja (ICJ) yang tidak sengaja bertemu dengannya saat sedang membelikan minum Charles di warung.

Berkat masifnya informasi yang disebar tersebut. Sekarang ini mulai banyak yang mengunjunginya dan memberi bantuan di kosannya yang berada di Jl. Klitren Lor, No. 280, Gondokusuman, Yogyakarta.

Baru-baru ini juga ada yang menawarkan pekerjaan kepadanya, namun Aris masih mengatur waktu untuk merawat anaknya yang harus tiap minggu ke RS Sardjito untuk berobat.

Untuk pembiayaan operasi besar sendiri, Aris sangat berharap kepada KIS dan BPJS.

“Biaya sendiri saya belum tanya, cuman saya ada KIS,” ungkapnya.

Advertisement