OKI Akan Keluarkan Deklarasi Istanbul untuk Tolak Keras Pengakuan AS

Bendera negara-negara OKI/KBK

ISTANBUL – Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu  mengatakan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan mengirim sebuah pesan kuat mengenai keputusan Amerika Serikat mengenai Yerusalem.

Berbicara kepada seorang penyiar swasta dalam sebuah wawancara langsung, Cavusoglu mengatakan bahwa sebuah pertemuan puncak Islam di Istanbul akan berfokus pada keputusan Presiden Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

OKI akan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas perkembangan regional baru-baru ini, terutama karena hal tersebut berkaitan dengan Yerusalem.

Pekan lalu, Trump mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar AS ke kota.

“Kami sedang mengerjakan Deklarasi Istanbul,” kata Cavusoglu, mencatat bahwa sebuah deklarasi bersama akan diumumkan setelah pertemuan yang akan “menolak keras” langkah AS.

Dia menggarisbawahi bahwa KTT Islam juga akan menyerukan kepada negara-negara yang belum mengenal negara Palestina untuk mendapatkan pengakuan atas Palestina.

“Keputusan yang diambil oleh Amerika Serikat akan ditolak dengan kuat. Sebuah negara seperti AS seharusnya tidak jatuh ke dalam situasi ini. Kami akan mengharapkan AS untuk kembali dari kesalahan ini. Keputusan ini akan dianggap batal demi hukum, “kata Cavusoglu.

Menteri luar negeri Turki mencatat bahwa Ankara telah mengakui Palestina sebagai negara bagian dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Advertisement