Pakar Psikologi Forensik : Tontonan Kekerasan kepada Anak adalah Kejahatan Sangat Keji

KORBAN - Anak-anak juga menjadi korban Bom Samarinda. Foto: simomot.com

JAKARTA (KBK) -Reza Indragiri Amriel, Pakar Psikologi Forensik yang juga Kabid Pemenuhan Hak Anak, LPAI kepada KBK, menyatakan, tindakan kekerasan seperti Bom di Samarinda, apalagi jika secara sengaja ditujukan kepada anak-anak, merupakan kejahatan yang sangat keji. Namun kekerasan dalam operasi pemberantasan teror, seperti yang disaksikan oleh anak-anak TK di Klaten beberapa waktu lalu, juga pada dasarnya bukan sesuatu yang bisa ditoleransi.

“Keduanya masalah serius. Namun jangan sepelekan efek kekerasan verbal dan psikis terhadap anak-anak, termasuk kekerasan di masyarakat (community violence), berupa penghinaan dan ungkapan-ungkapan peyoratif lainnya seperti yang kerap diperagakan oleh sebagian elit dan kian marak pada masa kontestasi politik,” tambah Kriminolog, yang akrab dipanggil Kak Reza ini.

Diingatkannya, kekerasan lisan di masyarakat barangkali tidak seketika memunculkan guncangan psikis. Tapi sebaliknya; terbiarkannya kekerasan semacam itu dapat memberikan pembelajaran kontraproduktif kepada anak-anak, bahwa kekerasan psikis dan lisan ternyata merupakan bentuk perilaku yang dimaklumi.

Advertisement