Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Level 1  dengan berbagai kelonggaran telah diberlakukan di sejumlah wilayah di Jawa termasuk Jabodetabek, namun kewaspadaan harus terus dilakukan agar Covid-19 tidak melonjak lagi.

Berdasarkan Instruksi Mendagri No. 26 tahun 2022 yang diberlakukan sejak 24 Mei – 6 Juni , selain wilayah Jabodetabek, Kota Tengerang dan Tangerang Selatan (Prov.Banten), belasan kabupaten dan kota di Jawa Barat dan Jawa Timur serta  enam di Jawa Tengah berstatus PPKM Level 1.

Selama PPKM 1, kapasitas pengunjung mal, supermarket dan pasar tradisional, diizinkan 100 persen, restoran, warung, warteg, pedagang K-5 dan lapak jajanan  bisa buka sampai pukul 22.00, sementara restoran dan kafe yang buka malam hari boleh beroperasi antara pukul 18.00 – 02.00.

Kapasitas jamaah di tempat-tempat ibadah diizinkan 100 persen, begitu pula area publik, taman umum dan tempat wisata, pusat kebugaran dan resepsi pernikahan.

Tren penyebaran Covid-19 terus turun sejak pertengahan Maet lalu, dan Kamis (26/5) angka pertambahan harian tercatat 246 kasus, jauh lebih kecil dibandingkan puncaknya pada Feb. lalu (64.748 kasus), sementara kematian harian tinggal tiga orang, dibandingkan puncaknya pada 27 Juli 2021 (2.069 orang).

Terkendali

Presiden Joko Widodo sendiri mengingatkan, walau penyebaran Covid-19 kini sudah pada tahap terkendali, penanganannya harus terus dilakukan, sementara kesenjangan vaksinasi di kawasan Asia pasifik harus terus diatasi.

Menurut catatan, sekitar satu miliar dari tujuh miliar penduduk dunia di negara-negara berpenghasilan rendah belum divaksin, sementara 70 persen penduduk di 57 negara, hampir seluruhnya negara kaya, sudah divaksin.

Sementara vaksinasi di Indonesia sampai Rabu (26/5) untuk dosis pertama sudah mencapai 200.084.080 orang (96,07 persen), dosis kedua 167.156.856 (80,26 persen) dan dosis ketiga (booster) 4.901.397 orang (21,56 persen).

Sementara Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengemukakan di fase pandemi terkendali saat ini, penyebarannya masih terjadi acara konsisten walau terbatas di wilayah tertentu, sedangkan penularan tidak mendisrupsi kehidupan warga, bisa diprediksi dan stabil.

Walau pun secara umum, terjadi penurunan trend penyebaran Covid-19, dalam sepekan terakhir ini, angka penambahan kasus di AS masih tinggi (700.131 kasus), begitu pula di China (502.065) dan Australia (365.168) dan Indonesia (1.889).

Untuk siap memasuki fase endemi, indikator klinis dan biologis harus ditekan yakni penularan harus kurang dari 20 kasus per 100.000 penduduk seminggu, sedangkan kematian  satu per 100.000 penduduk per minggu.

Indikator lain, laju penularan kurang dari satu minimal selama enam bulan dan capaian vaksinasi dosis lengkap  70 persen, sementara transisi menuju fase endemi dilakukan secara bertahap melonggarkan prokes.

Pandemi Covid-19 belum berakhir, lebih baik tidak terburu-buru menyatakan, kini  sudah pada fase endemi karena penularan masih terjadi.

 

 

 

 

 

 

 

Advertisement