Pandemi Covid19, Layanan Akad Nikah Bisa di Rumah

Ilustrasi/ poskota

JAKARTA – Setelah membuka kembali tempat ibadah untuk pelaksanaan ibadah berjemaah. Kementerian Agama menormalkan kembali layanan nikah. Dengan begitu, masyarakat bisa menyelenggarakan nikah di luar KUA (Kantor Urusan Agama).

Kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran tentang Pedoman Pelaksanan Pelayanan Nikah pada Masa Pandemi Covid-19. Surat edaran tertanggal 10 Juni 2020, itu dikeluarkan Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam.

“Dengan terbitnya edaran ini, maka calon pengantin diperkenankan untuk melangsungkan akad nikah di rumah, masjid, atau pun gedung pertemuan,” kata Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin dilansir dari laman Bimas Islam, Selasa (16/6/2020).

Meski begitu ada syarat yang harus dipenuhi calon pengantin yang ingin melangsungkan akad nikah di luar KUA. Antara lain pelaksanaan akad di rumah hanya bisa dihadiri 10 orang.

“Sementara untuk pelaksanaan akad nikah di Masjid atau gedung pertemuan, dapat dihadiri maksimal oleh 30 orang,” kata Kamaruddin.

Menurut Kamaruddin, Bimas Islam menerbitkan edaran ini untuk memberikan rasa aman sekaligus tetap mendukung pelaksanaan pelayanan nikah dengan tatanan normal baru (new normal life).

“Dengan edaran ini, kami berharap pelayanan nikah dapat tetap dilaksanakan, namun risiko penyebaran wabah Covid-19 dapat dicegah atau dikurangi,” imbuh Kamaruddin.

Advertisement