Panti Asuhan Ikut Tergusur, Puluhan Anak Yatim Kehilangan Tempat Tinggal

Penggusuran di Rawajati oleh pihak Satpol PP/ Warta Kota

JAKARTA – Anak yatim penghuni Panti Asuhan Sohibul Istiqomah terancam kehilangan tempat tinggal dan tidak tahu akan tinggal dimana setelah adanya penggusuran di kawasan RT 09 RW 04, Rawajati Barat, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Sebanyak 35 anak yang saat ini nggak tahu mau tinggal di mana, sementara malam ini pasang tenda aja dulu,” kata salah satu pengurus Panti Asuhan Sohibul Istoqomah yang enggan disebut namanya, dikutip dari Republika.

Menurutnya panti asuhan tersebut sudah berdiri hampir 30 tahun di kawasan Rawajati dengan jumlah sebanyak 81 anak. “Kita cuma minta perhatian khusus dari pemerintah dalam penanganan anak panti asuhan di seluruh Rawajati,” katanya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penggusuran terhadap kawasan di sekitar rel kereta api Rawajati Barat pada Kamis (1/9/2016) pagi dengan mengerahkan 500 personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian.

Saat ini, ada 60 kepala keluarga yang menolak direlokasi dari kawasan tersebut untuk dipindahkan ke rumah susun (rusun) Marunda di Jakarta Timur. Saat dilakukan penggusuran, sempat ada aksi perlawanan warga Rawajati terhadap aparat keamanan gabungan dan terjadi kericuhan. Suasana di kawasan penggusuran sudah mulai normal, dan para warga banyak bertahan di lokasi penggusuran dengan mulai memasang tenda.

Advertisement