Pascaerupsi Gunung Ruang, 1.585 Warga Harus Dievakuasi

Erupsi eksplosif yang terjadi pukul 00.38 WITA pada Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (17/4/2024). (Foto: PVMBG)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan ada sekitar 1.585 orang dari total 11.615 penduduk Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, perlu segera dievakuasi pascaerupsi Gunung Ruang.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merujuk pada aplikasi Inarisk dan merupakan warga yang tinggal paling dekat dengan material erupsi, yaitu dalam radius 2,5 kilometer di sekitar pantai barat Pulau Tanggulandang.
“Dalam hitungan kami mengacu dari aplikasi Inarisk, ada sekitar 1.585 jiwa yang berisiko tinggi dan harus dievakuasi,” kata Abdul Muhari dilansir dari Antara, Kamis (18/4/2024).

Meskipun zona aman menurut rekomendasi PVMBG berada dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi gunung, proses evakuasi masih berlangsung sejak Selasa hingga Rabu.

Sekitar 800-an jiwa dievakuasi, baik secara mandiri maupun dengan bantuan kapal dari Kantor SAR Manado. Beberapa warga dilaporkan terluka akibat serpihan material batu kerikil yang dilontarkan saat erupsi Gunung Ruang.

Suharyanto, Kepala BNPB, bersama Kepala PVMBG Hendra Gunawan, diagendakan akan mengunjungi lokasi erupsi untuk memastikan kondisi dan menyediakan logistik serta peralatan penunjang penanganan darurat.

Data PVMBG mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir, terjadi lima kali erupsi dengan ketinggian 1.800 meter hingga 3.000 meter dari puncak Gunung Ruang.

Erupsi tersebut menyebabkan suara gemuruh, gempa, dan kilatan petir vulkanik. Pada periode 1-17 April 2024, terdapat 1.439 kali gempa vulkanik dalam, 569 kali gempa vulkanik dangkal, enam kali gempa tektonik lokal, dan 167 kali gempa tektonik jauh di Gunung Ruang.

Sejak Rabu malam, status Gunung Ruang ditingkatkan dari Level III menjadi Level IV atau Awas, dan daerah tersebut diharuskan kosong dari semua aktivitas masyarakat.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here