Pasien Covid di Wisma Atlet Meningkat pasca Arus Balik Lebaran

Ilustrasi Tingkat hunian RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta pusat dan seluruh RS rujukan di DKI Jakarta sudah melampaui 70 persen akibat melonjaknya jumlah pasien..

JAKARTA – Data Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) mencatat tren jumlah pasien rawat inap di RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, terus bertambah dalam lima hari terakhir, seiring dengan banyaknya jumlah pemudik yang terpapar COVID-19 pada arus balik Lebaran.

Jumlah pasien rawat inap di Wisma Atlet per Minggu (23/5/20212) sebanyak 1.251 orang. Tren penambahan jumlah pasien di Wisma Atlet sudah terlihat sejak Rabu (19/5/2021), di mana saat itu jumlah pasien yang dirawat sebanyak 931 orang.

“Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 5, 6, dan 7 sebanyak 1.251 orang, 604 pria dan 647 wanita,” kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I Koloner Marinir Airs Mudian di Jakarta, Minggu, dikutip Antara.

Sebelumnya, Panglima Kodam (Pangdam) Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 dari arus balik Lebaran yang diperkirakan terjadi hingga Sabtu (22/5/2021).

Dudung mengatakan pihaknya bersama Polda Metro Jaya berupaya melakukan “tracing” dan langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif COVID-19 dari hulu ke hilir.

“Dari mulai kedatangan di KM-32, kita secara acak akan melakukan tes antigen. Bagi yang membawa surat keterangan COVID-19, mereka akan lanjut, sedangkan yang tidak, akan digunakan antigen,” kata Dudung.

Ia menjelaskan para pemudik yang diketahui reaktif berdasarkan hasil antigen, akan dibawa ke RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk dilakukan karantina.

Untuk antisipasi di hilir, pihaknya mengatakan telah menyiapkan tower 5 Wisma Atlet Kemayoran yang saat ini memiliki banyak kapasitas tempat tidur.

 

Advertisement