Pasien Kanker Wajib Persiapkan ini Sebelum Kemoterapi

Pasien dalam persiapan tindakan kemoterapi

JAKARTA – Pasien kanker yang menjalani perawatan medis akan direkomendasikan mengikuti kemoterapi oleh dokter untuk mencegah berkembangbiaknya sel kanker di dalam tubuh.

Namun, efek samping dari kemoterapi yang merupakan metode memberikan obat-obatan kepada pasien untuk membunuh sel-sel kanker tersebut seringkali membuat pasien menjadi lemas dan merasa kelelahan. Karenanya, dibutuhkan persiapan yang cukup sebelum pasien melakukan kemoterapi.

Perlu diketahui, seperti dikutip dari situs resmi mitrakeluarga, Dokter akan melakukan kemoterapi melalui beberapa metode alternatif. Di antaranya adalah suntikan intravena, obat minum, infus, atau melalui pompa yang mengirimkan obat ke dalam tubuh secara perlahan.

Pasien akan menjalani beberapa siklus kemoterapi. Namun, setelah menjalani satu siklus, pasien akan diberikan waktu untuk pemulihan terlebih dulu. Jumlah siklus kemoterapi yang dijalani pasien bergantung pada jenis dan stadium kanker yang diderita.

Dokter sebelumnya akan memeriksa pasien apakah siap untuk menjalani kemoterapi atau tidak dan dilakukan pemeriksaan darah pasien, kemudian pemeriksaan gigi pasien untuk memastikan apakah pasien memiliki infeksi atau tidak. Jika ada, kemoterapi bisa jadi menyebarkan infeksi ke bagian tubuh lain

Dokter juga akan melakukan prosedur kemoterapi. Obat dapat diberikan melalui beberapa metode, yaitu suntikan intravena, obat minum, infus, atau melalui pompa yang mengirimkan obat ke dalam tubuh secara perlahan.

Adapun beberapa persiapan yang bisa dilakukan diantaranya membawa perlengkapan penunjang kenyamanan seperti jaket agar tidak kedinginan di ruang rawat, makanan sehat, buku, hingga alat dengar musik agar merasa rileks.

Pasien juga harus dalam keadaan pola hidup sehat misalnya dengan konsumsi makanan bergizi, tidur cukup dan minum air putih banyak. Kemudian menyiapkan makanan untuk masa pemulihan karena pasca kemoterapi tubuh akan merasa kurang baik.

Pasien juga bisa memotong rambut karena kemoterapi mungkin akan membuat rambut rontok, sehingga alangkah baiknya memotong rambut sebelum pengobatan.

Terakhir, pasien konsultasi dulu dengan dokter onkologi yang akan merekomendasikan jenis obat-obatan, makanan bernutrisi, dan obat herbal yang dapat jadi pendamping pengobatan kemoterapi.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here