Pasukan Suriah Terus Masuk Aleppo, Dunia Khawatirkan Nasib Rakyat Sipil

Dramatis Selamatkan Gadis
Relawan berupaya untuk mendapatkan pertolongan untuk gadis yang dievakuasi dari reruntuhan di Aleppo. Foto: ABCNews

ALEPPO (KBK) – Pasukan pemerintah Suriah dan pejuang sekutu terus maju masuk ke dalam wilayah Aleppo yang dikuasai pemberontak Senin, (21/11/2016), hal ini menambah keprihatinan internasional atas nasib warga sipil yang terkepung di sana.

“Setidaknya 36 orang tewas dalam pemboman hari Senin,” kata petugas penyelamat Ibrahim Abu Leith kepada Al Jazeera.

“Ini adalah serangan paling kejam yang telah kita lihat dalam lima tahun,” tambahnya.

Pasukan Suriah merebut kembali Aleppo dari timur, yang terlepas dari kontrol pemerintah pada 2012.

Geert Cappelaere, Direktur Regional untuk agen anak-anak PBB, mengatakan lebih dari 100.000 anak-anak terjebak di Aleppo.

“Anak-anak tidak seharusnya mati di rumah sakit karena bom, dan mereka tidak seharusnya mati di sekolah-sekolah.”

Pasukan pemberontak telah terus kehilangan wilayah karena bantuan Moskow, pendukung utama Presiden Bashar al-Assad.

Aktivis dan Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pasukan pemerintah Senin didukung tentara Iran, Rusia dan Hizbullah dari Lebanon menguasai wilayah Timur Hanano.

Advertisement