JENEWA – PBB dan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) telah mendesak koalisi pimpinan Saudi membuka kembali jalur bantuan untuk Yaman dimana pihaknya membawa makanan impor dan obat-obatan kesana.
Jens Laerke dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan di kota Swiss, Jenewa, pada hari Selasa (7/11/2017) bahwa operasi kemanusiaan saat ini “diblokir” karena pelabuhan udara dan laut di Yaman ditutup.
“Kami menyerukan agar semua pelabuhan udara dan laut tetap terbuka untuk memastikan makanan, bahan bakar dan obat-obatan dapat masuk ke negara ini,” kata Laerke.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa koalisi pimpinan Saudi telah memberi tahu PBB untuk menginformasikan semua kapal komersial di pelabuhan Hudaydah dan Saleef untuk pergi.
Menurut pejabat PBB, harga bahan bakar melonjak 60 persen semalam di Yaman dan harga gas naik dua kali lipat. “Ini adalah masalah akses dimensi kolosal saat ini.” katanya.
Pada hari Minggu, Arab Saudi mengumumkan bahwa pihaknya telah menutup perbatasan udara, laut, dan darat Yaman, setelah pejuang Yaman menargetkan sebuah bandara internasional dekat ibukota Saudi.




