JENEWA – Kepala bantuan PBB Mark Lowcock memperingatkan jika sebuah koalisi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi tidak mengizinkan akses bantuan kemanusiaan ke Yaman maka akan menyebabkan kelaparan terbesar yang telah dialami Yaman selama beberapa dekade dimana sudah memakan jutaan korban.
Dia mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sudah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir pada hari Rabu (8/11/2017) dan meminta dimulainya kembali akses kemanusiaan.
Lowcock mengatakan Program Pangan Dunia PBB sedang memberi makan tujuh juta orang dalam sebulan di Yaman.
“Akses kemanusiaan melalui pelabuhan tidak memadai bahkan sebelum tindakan yang diumumkan pada 6 November,” kata Lowcock, menambahkan bahwa juga tidak ada penerbangan PBB diperbolehkan ke Yaman sejak Senin.
Koalisi militer pimpinan-Arab yang memerangi gerakan Houthi di negara tetangga Yaman mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya telah menutup semua pelabuhan udara, darat dan laut ke negara Semenanjung Arab untuk membendung aliran senjata ke Houthi dari Iran.




