AFGHANISTAN – Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan (UNAMA) mengatakan 10 warga sipil tewas dalam serangan udara AS di provinsi Kunduz di timur laut negara itu.
UNAMA mengatakan pada twitternya, Rabu (8/11/2017) bahwa berdasarkan laporan yang dapat dipercaya setidaknya 10 warga sipil tewas dalam serangan udara 4 November di Kunduz.
UNAMA menambahkan, seperti dilansir Press TV bahwa setelah beberapa wawancara dengan korban dan petugas medis, ada cukup banyak alasan untuk percaya bahwa warga sipil termasuk di antara korban.
Seorang anggota dewan provinsi Kunduz memperingatkan bahwa serangan udara semacam itu harus dilakukan dengan cara yang tidak membahayakan kehidupan warga sipil.
Dia mengatakan 15 orang tewas di desa Gharaw Qeshlaq dan Rajkia, sementara dua lainnya lainnya kehilangan nyawa di desa Qatlam.
Kabul mengatakan serangan udara AS merupakan bagian dari operasi militer di distrik Char Dara melawan kelompok militan Taliban.





