PBB: Krisis Kemanusiaan di Suriah Masih Mengerikan

Ilustrasi Kelaparan di Madaya/Ist

NEW YORK–Pimpinan badan bantuan PBB, Stephen O’Brien, melaporkan kondisi kemanusiaan di Suriah sangat mengerikan. Meskipun, menurutnya, akses bantuan lebih terbuka lebar.

O’Brien, yang juga koordinator bantuan darurat PBB, mengatakan dalam briefing kepada Dewan Keamanan PBB, ada tanda-tanda kemajuan kemanusiaan di Suriah. Bantuan yang diberikan lebih merata tersebar, dan menjangkau mereka yang membutuhkan. Namun demikian, secara umum kondisinya masih memprihatinkan. Hanya 30 persen kawasan terkepung yang bisa dicapai bantuan.

“Konvoi bantuan dari berbagai lembaga internasional menjangkau 150 orang di 11 dari 18 wilayah yang terkepung di Suriah,” katanya seperti dikutip Kantor Berita NAM.

Pemerintah Suriah sendiri berjanji akan mempermudah akses bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Ada lebih dari 13,5 juta orang yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Sebanyak 4,6 juta di antaranya berada di kawasan terkepung yang sulit dijangkau.

Dalam laporannya, di daerah-daerah terkepung tersebut, terutama Darayya, warga sangat kekurangan makanan, air bersih, obat-obatan, listrik dan bahan pokok. Bahkan, banyak orang yang terpaksa makan rumput untuk bertahan hidup. “Penderitaan sehari-hari di daerah ini membuat kita semua malu,” kata O’Brien

 

Advertisement