PBB Kutuk Serangan Roket Houthi di Saudi

Ilustrasi Pertemuan di DK PBB/Newsweek
JENEWA – Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan roket yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi Yaman di beberapa kota di Arab Saudi.

Kota-kota Saudi, termasuk ibu kota, Riyadh, diserang Minggu (25/3/2018) malam, dan satu orang tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan itu.

“Para anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi bahwa serangan semacam itu menimbulkan ancaman keamanan nasional yang serius terhadap Kerajaan Arab Saudi serta ancaman yang lebih luas terhadap keamanan regional,” kata dewan itu dalam sebuah pernyataan, Rabu (28/3/2018), dilansir Anadolu.


Anggota Dewan Keamanan menyatakan alarm pada keinginan yang dinyatakan Houthi untuk melanjutkan serangan semacam itu terhadap Arab Saudi dan negara-negara lain di kawasan itu.

Negara-negara anggota juga  lebih lanjut menyatakan “keprihatinan berat” pada situasi kemanusiaan Yaman yang memburuk sebagai Arab Saudi terus memimpin koalisi negara-negara Arab yang berusaha untuk mengusir Houthi dari negara itu.

Dewan “meminta semua pihak untuk konflik untuk memungkinkan dan memfasilitasi akses kemanusiaan yang aman, cepat dan tanpa hambatan”.

Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa.

Tahun berikutnya, Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan kampanye udara besar-besaran yang bertujuan untuk mengembalikan keuntungan Houthi dan menopang pemerintah pro-Saudi.

Riyadh telah berulang kali menuduh Huthi bertindak sebagai kekuatan proxy untuk Syiah Iran, musuh Arab Saudi di wilayah tersebut.

Advertisement