NEW YORK—PBB menegaskan kesiapannya mengirimkan kembali bantuan kemanusiaan ke Aleppo, Suriah. Disampaikan Juru Bicara PBB, Farhan Haq, langkah ini akan diambil jika PBB diberi akses dan jaminan keamanan.
“Ada 250.000 orang yang terperangkap di Aleppo Timur, dan kami siap untuk memberikan bantuan bagi mereka, setelah akses diberikan. Tetapi (saat ini) belum diberikan,” kata Haq dalam konferensi pers, sebagaimana diberitakan NAM, Rabu (28/9/2016).
Haq menambahkan, pihaknya meminta semua pihak yang bertikai untuk menjamin dan memberikan akses bantuan kemanusiaan. PBB sudah menyiapkan konvoi truk bantuan kemanusiaan, dan siap memasuki Aleppo. Namun, kata Haq, mereka belum bisa bergerak karena pertempuran terus berlangsung.
Sebelumnya, konvoi PBB dan Bulan Sabit Merah dijadwalkan bisa masuk ke Aleppo pada pertengahan September lalu. Namun, justru konvoi tersebut mendapat serangan udara. Sedikitnya 20 pekerja kemanusiaan tewas.
Utusan khusus PBB, Staffan de Mistura, meminta gencatan senjata kembali diberlakukan selama 48 jam untuk memastikan bantuan kemanusiaan masuk.





