BEIRUT – PBB menuduh pemerintah Suriah telah melakukan kejahatan perang dengan sengaja menyerang sebuah konvoi bantuan dekat Aleppo September lalu dan melakukan evakuasi paksa di timur kota.
Dilansir The Guardian, Kamis (2/3/2017), dalam laporan yang mencakup penangkapan di Aleppo oleh pasukan pendukung rezim Suriah, PBB juga menuduh Damaskus berulang kali menggunakan senjata kimia dan munisi tandan, yang dengan sistematis menghancurkan rumah sakit.
Komisi PBB penyelidikan untuk Suriah mengatakan kejahatan perang yang dilakukan oleh kedua belah pihak terjsejak adi Juli sampai kota itu jatuh pada tanggal 22 Desember.
Sebuah pusat penyelidikan juga mengatakan jet Suriah telah melakukan serangkaian serangan udara pada 19 September dan menargetkan konvoi bantuan, yang telah diizinkan oleh pejabat rezim untuk memberikan makanan dan obat-obatan ke daerah Urum al-Kubra barat dari Aleppo.
“Bukti kuat menunjukkan bahwa serangan di mana 20 warga sipil dan pekerja bantuan tewas itu direncanakan dan dilakukan dengan kejam yang dilakukan”, kata laporan tersebut.





