Pelajar Wheaton Minta Sanksi untuk Profesor Kristen Pakai Jilbab Dihapus

Mahasiswa di Wheaton meminta pihak sekolah mengembalikan dosennya Prof. beragama Kristen, Hawkins yang memakai jilbab di kelas untuk menunjukan solidaritas kepada muslimah di Amerika yang selalu diserang Islamofobia, akibat itu ia terancam dipecat. Foto: Al Jazeera

CHICAGO (KBK) – Puluhan pelajar di Wheaton College di pinggiran Kota Chicago melangsungkan protes, Senin (11/1/2016), di sekolahnya meminta pihak sekolah mengakhiri sangsi kepada seorang profesor Kristen Larycia Hawkins, yang mengatakan Kristen dan Islam menyembah Allah yang sama. Pernyataan itu dibuat profesor saat mengenakan jilbab untuk menunjukkan solidaritas kepada perempuan muslim yang menghadapi Islamophobia.

Siswa mengisi setiap anak tangga kampus Edman Memorial Chapel mereka meneriakkan “Kembalikan Doc Hawk,” nama panggilan untuk Larycia Hawkins. Perguruan tinggi Protestan Evangelis, mengatakan 5 Januari, bahwa pihak kampus mulai memproses pemecatan Hawkins.

Hawkins, seorang profesor ilmu politik telah menyebut dirinya sebagai seorang Protestan yang taat, menulis di halaman Facebook-nya pada 10 Desember bahwa ia mengenakan jilbab, kerudung tradisional yang dikenakan perempuan Muslim, untuk menunjukkan solidaritasnya terhadap wanita Muslim Amerika yang telah mengalami serangan  “tidak konstitusional dan Islamofobia” di Amerika Serikat.

“Kami menyembah Tuhan yang sama,” posting Hawkins di laman Facebooknya menanggapi Islamofbia itu.

Selanjutnya, sekolah mengatakan Hawkins menolak untuk mengklarifikasi postingan tentang isu-isu teologis yang timbul dari jabatannya. Hawkins membantah ini, mengatakan ia bertemu dengan administrator beberapa kali dan memberikan pernyataan menjelaskan keyakinannya.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kampus Wheaton mengharuskan semua dosen dan mahasiswa untuk menandatangani pernyataan iman mereka harus sejalan dengan ajaran Injili Protestan.

Hawkins, 43 tahun, seorang profesor yang telah mengajar di kampus itu sejak 2007 sampai saat ini masih dirumahkan karena pernyataan tersebut.

Advertisement