PALEMBANG – Salah satu korban penembakan di Lubuklinggau, Indrayani (35)Â mengalami kelumpuhan karena peluru yang ditembakan Brigadir K, menembus tulang belakang tubuh Indrayani.
Berdasarkan hasil operasi, Dokter Spesialis Ortopedi Rumah Sakit Muhammad Husien (RSMH) Palembang, Rendra Leonas mengatakan pada Kamis (20/4/2017) seperti dilansir metrotvnews, peluru dari jenis senpi SSI V2 (serbu) itu menembus tulang belakang korban.
Ditambahkannya peluru yang menembus korban hanya satu butir namun berukuran cukup besar atau sekitar 1,5 sentimeter.
Meski begitu, pihaknya masih akan mendiagnostik ulang korban. Untuk saat ini pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan. Korban juga masih menggunakan alat bantu pernapasan sehingga sulit untuk memindahkan korban dan korban masih berada di ICU hingga kini.
Selain Indrayani, lima korban lainnya adalah Dewi Erlina, Surini, Novianti, Genta, dan Diki. Surini tewas di tempat kejadian penembakan. Dia menderita tiga luka tembak di bagian dada. Sedangkan keluarga lainnya dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sobirin Lubuk Linggau karena mengalami luka tembak sedangkan satu orang lagi kritis, Indra dibawa ke RSMH Palembang.





