Pemakaman Ali Khamenei Ditunda

ILustrasi: Rakyat Iran berkabung. Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang sedianya digelar Rabu (4/3) diundurkan karena alasan keamanan. Khamenei tewas bersama 40-an tokoh kunci lainnya saat bangunan tempat rapatnya dibom AS atau Israel 28 Feb.lalalu. (youtube)

PROSESI pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang sedianya akan digelar, Rabu (4/3) malam ditunda dengan alasan untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pelayat.

“Sebelumnya diumumkan bahwa prosesi pemakaman dimulai Rabu pukul 22.00 malam dan masa berkabung berlangsung selama tiga malam, “ demikian dilaporkan Fars, media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran.

Namun, untuk mengantisipasi kehadiran jutaan pelayat dan perlunya menyediakan infrastruktur yang memadai, acara ini harus ditunda,” demikian laporan Fars, seperti dikutip CNN.

Sejauh ini tidak ada rincian kapan prosesi pemakaman Khamenei akan dihelat.

Masa berkabung nasional selama 40 hari dikabarkan akan tetap berlangsung, salah satunya di alun-alun Teheran, demikian keterangan Kepala Koordinasi Propaganda Islam di Teheran Hojjatoleslam Seyed Mohsen Mahmoudi.

Khamenei yang tewas di menit-menit pertama serangan brutal AS dan Israel (28/2) dikabarkan akan dimakamkan di kota suci kelahirannya Mashhad.

Sebuah bom berkekuatan besar membuat sang pemimpin tertinggi Iran itu kehilangan nyawa saat berada di kantornya di Teheran, bersama 40-an tokoh kunci lainnya seperti Menhan Nasir Zadeh, Sekjen Kemhan Ali Shamkani, KSAB Abdolrahim Mousavi, Kaintel Anbiya Saleh dan Kabiro Militer Moh. Shiriaji.

Picu serangan balik

Serangan AS itu yang lalu memicu serangan balik Iran, menghujani Israel, kilang minyak Arab Saudi,  dan sejumlah pangkalan militer AS di Bahran, Oman, Qatar dan UEA.

Sebaliknya, sampai hari ke-6 Kamis (5/3) koalisi AS dan Israel dilaporkan berusaha membungkan ratusan situs peluncuran rudal balistik  Iran dengan pesawat-pesawat tempur dan situs-situs militer lainnya dengan rudal yang diluncurkan dari kapal perang AS termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald Ford yang berada di perairan sekitar 700 km dari Teheran.

Pusat Kmando AS (Centcom) melaporkan seluruhnya 11 kapal perang Iran yag sedang beroperasi di Selat Oman dihancurkan, sementara Fregat Iris Dena yag baru pulang latgab di India ditorpedo oleh kapal selam AS di Lautan Hindia (4/3) menewaskan 142-an awaknya, 32 lainnya  diselamatkan regu penyelamat Sri Lanka.  (CNNI/ns)

 

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here