SURIAH – Kelompok pemberontak Suriah Ahrar al-Sham mengatakan pasukan koalisi pimpinan AS menyerang sebuah masjid di dekat Suriah Aleppo, dan mengakibatkan puluhan orang tewas.
Namun Pentagon menyangkal tuduhan tersebut dan menunjukkan sebuah gambar dimana masjid masih utuh dan hanya bangunan di seberang jalan yang hancur.
Diberitakan Reuters, Sabtu (18/3/2017), Lembaga Pembantu Perang Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan jet menghantam sekitar sebuah masjid di desa al-Jina dekat Atarib di bagian barat Provinsi Aleppo, beberapa mil (km) dari provinsi Idlib pada Kamis (16/3/2017) malam.
Lembaga itu mengatakan serangan udara telah menewaskan sedikitnya 49 orang dan melukai puluhan, sebagian besar warga sipil yang sedang menghadiri pelajaran agama.
Di Washington, juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis, mengatakan ia percaya puluhan pejuang al-Qaeda tewas di Kamis oleh pesawat AS, tapi militer AS belum melihat adanya tuduhan yang kredibel tentang adanya korban sipil, termasuk di media sosial.
Sebuah serentetan serangan udara AS di barat laut Suriah sejak awal tahun ini telah menargetkan kelompok yang telah dikaitkan dengan al-Qaeda.
Jet militer Rusia juga telah dilakukan berbagai serangan udara terhadap Idlib dan bagian barat Provinsi Aleppo, yang dipegang oleh pemberontak yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar al-Assad.
Ahrar al-Sham, kelompok Islam yang telah berjuang bersama fraksi nasionalis di bawah bendera Tentara Suriah Bebas, telah terlibat dalam bentrokan tahun ini dengan kelompok jihad yang ditargetkan Washington.





