Pemerintah akan Ganti Kerusakan akibat Gempa Bandung, Ini Rinciannya

Kondisi salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup parah pascagempa di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/9/2024). (Foto: ANTARA/Rubby Jovan)

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berencana memberikan ganti rugi untuk kerusakan bangunan akibat gempa berkekuatan 5.0 Magnitudo yang terjadi di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Rabu (18/9/2024) pukul 09.41 WIB.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemukiman Kabupaten Bandung sedang mendata bangunan yang rusak akibat gempa.

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, menyatakan bahwa asesmen dilakukan untuk menentukan tingkat kerusakan bangunan, yang nantinya akan diikuti dengan pemberian ganti rugi sesuai standar.

“Asesmen dari BPBD dan Dinas Pemukiman provinsi dan daerah, nanti setelah itu ada penggantian sesuai standar,” kata Bey di Bandung, Kamis (19/9/2024).

Untuk nilai penggantian, kata Bey, dilakukan sesuai dengan standar aturan yang berlaku untuk kategori kerusakan ringan, sedang, dan berat.

Kerusakan ringan akan diganti sebesar Rp15 juta, kerusakan sedang Rp30 juta, dan kerusakan berat Rp60 juta, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selain itu, BNPB juga siap memberikan bantuan, karena Kepala BNPB juga turun ke lapangan untuk meninjau lokasi bencana di Garut dan Bandung.

Bey Triadi Machmudin juga berencana meninjau beberapa wilayah terdampak di Garut, setelah sebelumnya pada Rabu (18/9/2024), ia memantau penanganan di Kabupaten Bandung, khususnya di Kecamatan Kertasari.

“Saya mau meninjau ke Garut bersama BNPB. Jadi, ke sana meninjau bersama Kepala BNPB untuk melihat manajemen penanganan bencananya seperti apa yang di Garut,” ujarnya.

Bantuan mulai berdatangan ke lokasi, termasuk fasilitas sanitasi seperti toilet portable dan tenda. Kebutuhan mendesak saat ini adalah air bersih dan selimut, karena cuaca yang dingin.

“Saya sudah meminta Kadinsos Jabar untuk melakukan koordinasi dengan semua pihak,” tuturnya.

Sementara itu, BPBD Garut melaporkan bahwa 1.238 bangunan rusak akibat gempa, yang terdiri dari 1.197 rumah, 21 tempat ibadah, dan 20 sekolah.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here