JAKARTA – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Pemerintah segera melakukan uji kelayakan pengungsi Rohingya.
Uji kelayakan dilakukan untuk memastikan yang datang itu benar-benar merupakan pengungsi untuk nantinya dipakai bahan pertimbangan apakah mereka bisa menetap di Indonesia.
“Tujuannya kalau nanti kalau ada tuntutan-tuntutan atau ada pihak dari sana yang sebetulnya niatnya memang ingin tinggal di sini bukan pengungsi ya akan kita lihat kelayakannya. Niatnya apa kemudian kan untuk apalagi sampai pindah kewarganegaraan kan itu ada proses nanti akan kita lihat,” katanya, di Jakarta, Selasa (5/11).
Muhadjir menyebut, secara formal Indonesia tidak bersedia menampung pengungsi asal Rohingya. Menurutnya, jika memang diterima maka murni karena kemanusiaan.
“Secara formal, negara kita tidak bersedia menampung, menerima pengungsi Rohingya ini. Apalagi akan bermukim secara permanen. Ini, kan, sebetulnya pertimbangan murni kemanusiaan,” ujar Muhadjir.
Selain itu, Muhadjir mengaku belum mendapatkan laporan terkait adanya pengungsi Rohingya yang tidak terdampar dan memang memiliki tujuan untuk datang ke Indonesia.




