Pemerintah AS Didesak Ajukan Larangan Perjalanan untuk Para Pemimpin Militer Myanmar

Ilustrasi kamp pengungsi Rohingya di Cox Bazar dalam kondisi tidak sehat/ AFP
WASHINGTON – 43 anggota parlemen Amerika Serikat  (AS) mendesak pemerintah Trump untuk mengajukan kembali larangan perjalanan kepada para pemimpin militer Myanmar dan menyiapkan sanksi yang ditargetkan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas tindakan keras terhadap rohingya. 
Sekretaris Negara AS Rex Tillerson mengatakan pada hari Rabu bahwa Amerika Serikat meminta kepemimpinan militer Myanmar  bertanggung jawab atas tindakan kerasnya terhadap minoritas Muslim Rohingya.

Washington telah bekerja keras untuk menjalin hubungan dekat dengan pemerintah pimpinan sipil Myanmar yang dipimpin oleh peraih Nobel dan mantan pembangkang Aung San Suu Kyi.

“Dunia tidak bisa hanya diam saja dan menjadi saksi kekejaman yang dilaporkan terjadi di wilayah tersebut,” kata Tillerson, dilansir Reuters.

“Kami benar-benar memegang kepemimpinan militer bertanggung jawab atas apa yang terjadi,” kata Tillerson.

Advertisement