Waspada 42 Titik Rawan Bencana di Bandung

Ilustrasi Hujan angin di Bandung 19 April 2017/ tribun Jabar

BANDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten (Kab) Bandung mengumumkan, peralihan musim atau pancaroba akan berimplikasi pada cuaca ekstrem yang memungkinkan terjadinya banjir, longsor, angin puting beliung, dan wabah penyakit.

Kepala BPBD Kab Bandung, Sofian Nataprawira, melalui Kepala Pelaksana Harian BPBD Kab Bandung, Tata Irawan mengimbau seluruh camat untuk meningkatkan kewaspaaan dan deteksi dini bencana.

Dilansir Tribun Jabar,  Kamis (19/10/2017) dia menghimbau agar masyarakat melakukan kegiatan preventif seperti membersihkan sungai, menata sistem drainase dan saluran-saluran air dari sampah yang dapat menyumbat dan menimbulkan banjir.

Di Kabupaten Bandung sendiri ada 16 daerah yang rawan banjir, 22 rawan longsor, serta 6 yang rawan puting beliung.

Banjir sudah terjadi pada Kamis (19/10/2017) dini hari di Kampung Paledang Indah 13, Desa Bojong Kunci, Kabupaten Bandung. Banjir setinggi 100 cm itu, menyebabkan 5 KK yang terdiri dari 15 jiwa mengungsi ke masjid sekitar, namun kini mereka telah kembali karena banjir sudah surut.

 

Advertisement