Pemerintah Masih Parsial Tangani Penyanderaan

Ilustrasi penyanderaan

JAKARTA – Wakil Ketua Badan Kerja sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Rofi Munawar menilai pemerintah masih menggunakan pendekatan parsial atau per kasus dalam menangani persoalan penyanderaan anak buah kapal (ABK) Indonesia oleh kelompok bersenjata Filipina Abu Sayyaf.

Menurut dia, terulangnya kasus penyanderaan WNI oleh Abu Sayyaf menjadi bukti bahwa pemerintah belum serius dalam proses negosiasi dan peningkatan kerja sama strategis baik dengan pemerintah Filipina maupun Malaysia.

“Pemerintah terkesan bertindak reaktif terhadap berbagai kasus penculikan, serta menyelesaikan secara parsial dan per kejadian,” kata Rofi dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (14/7) malam.

Dalam kasus terkini yakni penculikan terhadap tiga ABK WNI oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Sabah, Malaysia, pada 9 Juli lalu, ada indikasi bahwa penyandera terkesan memilih korban berpaspor WNI sedangan tiga ABK lain warga Filipina serta satu ABK WNI yang tidak membawa paspor, dilepaskan. – Antara

Advertisement