Pemerintah Mesir Minta Terduga Pembajak EgyptAir Diekstradisi

Pembajakan AgyptAir berkahkir. Foto: Reuters

KAIRO-Pemerintah Mesir meminta Siprus untuk mengekstradisi pria yang dituduh membajak pesawat Selasa (29/3) lalu.

Seif al-Din Mustafa, yang digambarkan pejabat Siprus mengalami masalah kejiwaan, menggunakan ikat pinggang bunuh diri palsu saat membajak pesawat EgyptAir dan memaksakan penerbangan ke Larnaca.

Seperti dilansir Reuters kemarin, salah seorang Jaksa Mesir mengatakan Mustafa seharusnya diserahkan sesuai dengan traktat ekstradisi bilateral tahun 1996.

Saat ini pembajak pesawat masih dipenjara Siprus selama delapan hari.

Kemungkinan dakwaan yang akan diterimanya adalah pembajakan udara, penculikan dan tindakan mengancam.

Mustafa tidak berbicara di ruang pengadilan, tetapi dia memberikan isyarat kemenangan saat dibawa polisi.

Pembajakan yang dilakukan Mustafa, 58 tahun, diduga didorong pertikaian dirinya dengan mantan istrinya yang tinggal di Siprus.

Pemerintah Siprus mengatakan pembajakan tersebut tidak ada hubungannya dengan terorisme.

Advertisement