BOGOR – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, akan mengirim 10 orang petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan serta BPLH untuk berangkat ke Hiroshima, Jepang untuk mengikuti pelatihan cara pengolahan sampah.
Hal itu dikatakan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Selasa (5/1/2016).
Langkah tersebut menurut Bima, untuk mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui program bank sampah, dan tempat pengolahan sampah terpadu 3R, untuk mengatasi permasalahan persampahan di Bogor.
“Pengolahan sampah berbasis masyarakat memang perlu dioptimalkan, agar permasalahan sampah ini dapat diatasi dan tidak menjadi persoalan,” katanya.
“Bantuan yang diberikan Hiroshima dalam pengolahan sampah ini berupa pembuatan rencana induk penanganan sampah, dan peningkatan kapasitas. Kita akan kirim 10 orang petugas DKP dan BPLH untuk mengikuti pembekalan di Hiroshima,” katanya.
Ia mengatakan, selain memperbanyak TPST 3R di setiap kelurahan bahkan rukun tetangga. Pemerintah Kota Bogor juga membutuhkan mesin pencacah di setiap pasar tradisional untuk mengolah sampah yang dihasilkan oleh pedagang di pasar. – Antara





