Paris-Pemerintah kota Paris menyatakan “perang” terhadap gerombolan tikus yang banyak hidup di taman dan kebun wilayah kota itu.
Warga di sana sudah mulai muak dengan keberadaan gerombolan tikus, terlebih setelah foto seekor tikus yang sedang mengais tanah di taman seberang Museum Louvre dimuat di surat kabar salah satu media asing pada 2014.
“Untuk menekan angka populasi tikus di Paris, akan segera dilakukan berbagai tindakan tegas di beberapa kawasan utama,” kata pemerintah kota Paris melalui keterangan resmi seperti yang dikutip dari CNN, Minggu (11/12)
Dalam keterangan itu tertulis, memusnahkan populasi tikus memang tidak mungkin, namun usaha untuk menguranginya akan menjadi fokus.
Beberapa langkah yang akan dilakukan ialah membersihkan gorong-gorong bawah tanah, menggusur tempat berkembang biaknya serta menjebaknya.
Saat ini, sejumlah titik yang dicurigai sebagai tempat berkumpulnya gerombolan tikus di taman-taman kota sudah diawasi. Jebakan pun sudah dipasang.
Kawasan yang menjadi “medan perang” utama ialah yang dekat dengan objek wisata Menara Eiffel.
Pemerintah kota Paris juga meminta masyarakatnya untuk selalu menjaga kebersihan, dengan tidak membuang sampah berjenis basah di jalanan.
Salah satu perusahaan pengendali hama di sana memberi perbandingan, kalau ada dua ekor tikus untuk satu manusia di sana.
Perbandingan itu tentu saja mengkhawatirkan, mengingat saat ini ada lebih dari 2 juta orang di Paris.





